<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5493727058834188561</id><updated>2012-01-17T15:30:00.766+07:00</updated><category term='Puisi'/><category term='Perjalanan Hidup'/><category term='Cerpen'/><title type='text'>Hidup adalah hidup</title><subtitle type='html'>Hidup tidak untuk mengeluh dan mengaduh.
Hidup adalah untuk mengolah hidup,
bekerja membalik tanah,
memasuki rahasia langit dan samodra,
serta mencipta dan mengukir dunia (WS Rendra)</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://fauziep.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5493727058834188561/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauziep.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Fauzi Eko Pranyono</name><uri>https://profiles.google.com/102783796929691219549</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh6.googleusercontent.com/--57AB4ZX7dI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJ0/QTiA6jS34Fo/s512-c/photo.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>12</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5493727058834188561.post-1760192481077320142</id><published>2012-01-17T15:23:00.001+07:00</published><updated>2012-01-17T15:30:00.792+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perjalanan Hidup'/><title type='text'>Dilema Keberadaan Ritel Modern dan Warung Tradisional</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-OgvbYYVl6BI/TxUvkQUWHyI/AAAAAAAAALE/tOkO6M91kGQ/s1600/Ritel+Modern.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-OgvbYYVl6BI/TxUvkQUWHyI/AAAAAAAAALE/tOkO6M91kGQ/s1600/Ritel+Modern.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px; text-align: -webkit-auto;"&gt;Sumber foto:&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px; text-align: -webkit-auto;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://kumpulan-artikel-menarik.blogspot.com/2009/05/pertarungan-alfamart-vs-indomaret.html" mce_href="http://kumpulan-artikel-menarik.blogspot.com/2009/05/pertarungan-alfamart-vs-indomaret.html" style="background-color: white; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px; text-align: -webkit-auto;" title="Sumber Foto"&gt;Pertarungan Alfamart Indomart&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-color: white; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;Jika kita melakukan perjalanan darat, terutama di Pulau Jawa, ketika membutuhkan makanan kecil, minuman mineral dan kebutuhan lainnya sekarang sebagian besar lebih suka singgah ke toko ritel modern dibandingkan warung atau toko tradisional. Orang memilih membeli ke ritel modern karena alasan antara lain kenyamanan, mendapatkan barang yang lebih baru, dan adanya kepastian harga. Kondisi ini menjadi dilematis di tengah upaya mempertahankan usaha kecil menengah.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-color: white; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-color: white; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;Saya pernah punya pengalaman ketika dalam perjalanan jauh melalui darat singgah ke warung tradisional membeli minuman mineral harus membeli dengan harga yang lebih tinggi dari harga di ritel modern. Bahkan terkadang dengan selisih harga yang relatif jauh. Karena sudah terlanjur berhenti dan tidak mau membuang waktu akhirnya dibeli saja. Berbeda jika kita berbelanja di ritel modern harga sudah pasti dan berharga wajar. Kita sebelumnya dapat membaca pada label harga yang tertera di dekat barang yang dibeli.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-color: white; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-color: white; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;Berdasarkan pengamatan saya, ritel modern di sepanjang jalur pantai utara Jawa, juga di jalur lintas jarak jauh lainnya, banyak dikunjungi oleh orang yang sedang melakukan perjalanan. Mereka memilih ritel modern karena mendapatkan kepastian harga yang wajar dan pilihan barang yang lebih beragam. Bahkan keberadaan ritel modern yang buka selama 24 jam juga banyak membantu pemenuhan kebutuhan orang yang sedang bepergian.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-color: white; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-color: white; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;Di samping itu, makanan dan minuman kemasan yang dijual ritel modern memiliki masa kedaluarsa yang lama, walaupun kita harus tetap memeriksa batas kadaluarsanya. Kalau saya mengatakan bahwa makanan dan minuman kemasan dari warung tradisional terkadang hampir bahkan melampaui batas kedaluarsa, nanti saya dikira tidak memihak usaha kecil menengah. Namun saya kekhawatiran saya beralasan karena pernah menjumpai makanan kemasan yang dibeli di warung tradisional oleh anak saya sudah memasuki bulan batas kedaluarsa. Hal ini karena kontrol yang kurang ketat berbeda yang dilakukan oleh ritel modern berjaringan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-color: white; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-color: white; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;Ketika kita masuk ke ritel modern, pelanggan disapa dengan sapaan yang ramah oleh karyawan penjaga toko. Sapaan ini terasa menyejukkan dan merasakan seperti dimanusiakan. Memasuki toko kita bisa langsung memilih barang sesuai kebutuhan kita dan tinggal antri di kasir. Rasa dimanusiakan dan kenyamanan ini sangat jarang dijumpai di warung tradisional. Kita harus mengatakan sesuatu atau menunjuk barang yang diinginkan kepada pemilik yang sekaligus penjaga toko, dan jika ada pembeli lain harus bersabar untuk dilayani. Terkadang dijumpai pemilik warung berada di belakang, sehingga harus berteriak memanggil-manggil untuk dilayani.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-color: white; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-color: white; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;Sebagai pelanggan tentunya berhak memilih untuk mendapatkan pelayanan yang terbaik. Nampaknya pilihan antara ritel modern atau warung tradisional menyangkut gaya hidup seseorang. Gaya hidup modern mendorong seseorang untuk bertindak praktis dan cepat, hal inilah yang didapat ketika berbelanja di ritel modern. Persoalannya, ketika ritel modern merambah sampai ke pelosok kecamatan telah mengurangi omset penjualan warung-warung tradisional yang ada di sekitarnya. Dan hal ini akan mematikan kelompok usaha kecil menengah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-color: white; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-color: white; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;Kebijakan yang tepat adalah bukan memusuhi ritel modern, namun membatasi lokasi pendiriannya. Bagaimana pun juga sebagian masyarakat juga berhak untuk mendapatkan pelayanan dari ritel modern, namun demikian warung tradisional juga harus tetap diberi ruang agar tetap bisa menjalankan usahanya. Inilah dilematis ritel modern dan warung tradisional.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-color: white; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-color: white; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;Walau pun saya adalah pelanggan setia ritel modern, namun saya tetap setia sebagai pembeli di pasar tradisional. Untuk kebutuhan mingguan atau bulanan seperti sabun, pasta gigi, shampo, minyak, makanan kemasan, dan kebutuhan sejenis lainnya saya mengandalkan ritel modern. Sedangkan untuk kebutuhan sayur mayur dan sejenisnya saya tetap mengandalkan pasar tradisional.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-color: white; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-color: white; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;Beberapa alasan mengapa kebutuhan sayur mayur dan sejenisnya masih mengandalkan pasar tradisional. Pertama sayur mayur tidak disediakan oleh ritel modern, hanya supermarket atau hypermarket yang menyediakan sayur mayur tapi dengan harga yang lebih mahal dari pasar tradisional. Kedua, ada suasana yang tidak bisa tergantikan ketika kita melakukan aktivitas transaksi di pasar tradisional. Ada interaksi yang intensif ketika melakukan tawar menawar suatu produk sehingga terjadi kesepakatan harga. Bagi sebagian orang sangat menikmati aktivitas ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-color: white; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-color: white; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;Langkah ini paling tidak bisa mengurangi laju pertumbuhan negatif pasar tradisional yang menurut&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.smecda.com/kajian/files/jurnal/Hal_85.pdf" mce_href="http://www.smecda.com/kajian/files/jurnal/Hal_85.pdf" target="_blank" title="AC Nielsen"&gt;AC Nielson (2003)tumbuh negatif sebesar 8%&lt;/a&gt;. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diperkirakan dalam kurun waktu sekitar 12 tahun pasar tradisional akan habis. Sehingga langkah saya untuk membagi kunjungan ke ritel modern dan pasar tradisional bisa merupakan langkah kecil untuk ikut mempertahankan pasar tradisional, namun di sisi lain juga bisa menikmati layanan yang memuaskan ketika berbelanja di ritel modern.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;Langkah lain yang perlu dilakukan adalah tetap mempertahankan pengunjung setia pasar tradisional dengan memperhatikan infrastrukturnya. Sebagian pasar tradisional&amp;nbsp;&lt;a href="http://id.berita.yahoo.com/minimarket-muncul-omzet-pasar-menurun-tajam-002342425.html;_ylt=Am7uuoqnLNqujBWS1bzVgtF7V8d_;_ylu=X3oDMTFyMmMzOG1uBG1pdANJbmZpbml0ZSBCcm93c2UgU3BsaXQEcG9zAzEEc2VjA01lZGlhSW5maW5pdGVCcm93c2VMaXN0;_ylg=X3oDMTNiYThpZ2hsBGludGwDaWQEbGFuZwNpZC1pZARwc3RhaWQDMzcxZDIyZDUtNDgzMC0zZTYyLWIyNmItNDY0OGEzZjA3YzMwBHBzdGNhdANuYXNpb25hbHxudXNhbnRhcmEEcHQDc3RvcnlwYWdlBHRlc3QD;_ylv=3" mce_href="http://id.berita.yahoo.com/minimarket-muncul-omzet-pasar-menurun-tajam-002342425.html;_ylt=Am7uuoqnLNqujBWS1bzVgtF7V8d_;_ylu=X3oDMTFyMmMzOG1uBG1pdANJbmZpbml0ZSBCcm93c2UgU3BsaXQEcG9zAzEEc2VjA01lZGlhSW5maW5pdGVCcm93c2VMaXN0;_ylg=X3oDMTNiYThpZ2hsBGludGwDaWQEbGFuZwNpZC1pZARwc3RhaWQDMzcxZDIyZDUtNDgzMC0zZTYyLWIyNmItNDY0OGEzZjA3YzMwBHBzdGNhdANuYXNpb25hbHxudXNhbnRhcmEEcHQDc3RvcnlwYWdlBHRlc3QD;_ylv=3" target="_blank" title="Bau, becek dan macet"&gt;dikenal dengan&amp;nbsp;bau, becek dan macet&lt;/a&gt;, sehingga masyarakat semakin enggan berkunjung ke sana. Oleh karena itulah pemerintah kabupaten/kota harus memperhatikan infrastruktur pasar tradisional. Artinya di satu sisi pemerintah kabupaten/kota menerapkan kebijakan pembatasan penetrasi ritel modern, di sisi lain juga berkewajiban mengembangkan infrastruktur pasar tradisional menjadi nyaman sehingga pasar tradisional tetap dikunjungi oleh masyarakat.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5493727058834188561-1760192481077320142?l=fauziep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauziep.blogspot.com/feeds/1760192481077320142/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5493727058834188561&amp;postID=1760192481077320142&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5493727058834188561/posts/default/1760192481077320142'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5493727058834188561/posts/default/1760192481077320142'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauziep.blogspot.com/2012/01/dilema-keberadaan-ritel-modern-dan.html' title='Dilema Keberadaan Ritel Modern dan Warung Tradisional'/><author><name>Fauzi Eko Pranyono</name><uri>https://profiles.google.com/102783796929691219549</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh6.googleusercontent.com/--57AB4ZX7dI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJ0/QTiA6jS34Fo/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-OgvbYYVl6BI/TxUvkQUWHyI/AAAAAAAAALE/tOkO6M91kGQ/s72-c/Ritel+Modern.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5493727058834188561.post-2324602342723272606</id><published>2012-01-14T04:23:00.000+07:00</published><updated>2012-01-17T15:26:38.285+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perjalanan Hidup'/><title type='text'>Ki Combong Alit</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Jika Anda pergi ke Pasar Kotagede Yogyakarta,datanglah pada setiap hari pasaran Legi ke sisi timur pasar. Di situ pasar Kotagede, karena hari pasaran, kita banyak menemukan pedagang yang hanyadatang pada setiap hari pasaran. Banyak yang dijual pada setiap hari pasaran,mulai dari pakaian, peralatan rumah tangga, elektronik, hape, alat bengkel rumahtangga, lampu, ayam, burung, batu mulia dan sebagainya. Pada jaman sekarang pasar tradisional buka setiap hari namun tidak seramai pada hari pasaran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-SuzC0vRTs28/TxCfJ0SIyrI/AAAAAAAAAKc/kI80jy6bXHc/s1600/Mobil+di+pasar+kotagede.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-SuzC0vRTs28/TxCfJ0SIyrI/AAAAAAAAAKc/kI80jy6bXHc/s1600/Mobil+di+pasar+kotagede.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Pada jaman dulu pasar tradisional hanya buka padahari-hari tertentu saja, yaitu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pancawara" target="_blank"&gt;hari menurut penanggalan Jawa&lt;/a&gt;. &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Hari menurut penanggalan Jawa adalah Legi,Paing, Pon, Wage dan Kliwon. Misalnya dulu pasar Kotagede hanya buka pada hari Legi,pasar Sleman pada hari Paing, pasar Godean pada hari Pon, pasar Wates pada hariWage, dan pasar Muntilan pada hari &amp;nbsp;Kliwon. Namun sekarang pasar tradisional tetapbuka setiap hari, namun pada hari pasaran tertentu jumlah pedagang dan jenis daganganyang lebih variatif dari hari biasanya. Biasanya penjual dadakan yang datangsetiap hari pasaran ini menempati lapak di luar area pasar tradisional. Sudahbarang tentu pada hari pasaran ini jumlah pengunjung dan pembeli lebih banyakdibandingkan hari biasa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Begitu pula pada setiap hari pasaran Legi, sisi timurpasar Kotagede lebih ramai dari biasanya. Bahkan penuh sesak. Di sana kita akanmenemukan salah seorang pedagang dengan pakaian yang berbeda dengan pedaganglainnya. Pakaian serba hitam, berjenggot dan seraut wajahnya menyiratkan kalausudah memasuki usia senja. Dialah Ki Cobong Alit yang membuka lapak batu muliadan batu akik.. &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-1wpt6QIRf9c/TxCe7QbmRqI/AAAAAAAAAKU/rlaqkp5kcWo/s1600/Legi+Kotagede+048.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-1wpt6QIRf9c/TxCe7QbmRqI/AAAAAAAAAKU/rlaqkp5kcWo/s1600/Legi+Kotagede+048.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Ki Cobong Alit yang memiliki nama asli MargonoIswahyudi sudah 52 tahun menjalani profesinya sebagai penjual akik. Priaberumur 64 tahun ini sejak usia 12 tahun sudah mulai menjual akik dengan caramenjajakan dari kampung ke kampung dengan membawa akik di pusat keramaiandusun/desa. Pria asli Ponorogo ini ketika ditanya kapan mulai mengaduperuntungan di Yogya, dia hanya menjawab ketika THR (Taman Hiburan Rakyat)masih ada kuburannya. THR yang terletak di Jl. Brigjen Katamso sekarang menjadiPura Wisata. Kira-kira kedatangannya saat terminal bis masih ada di kawasanitu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-R8j7mIhJt_I/TxCf37mLxSI/AAAAAAAAAKk/DEJMGjVm8m0/s1600/Legi+Kotagede+035.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-R8j7mIhJt_I/TxCf37mLxSI/AAAAAAAAAKk/DEJMGjVm8m0/s1600/Legi+Kotagede+035.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-ni2yQpHauWI/TxCf40HBcWI/AAAAAAAAAKs/VOwHOAFOlr0/s1600/Legi+Kotagede+043.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-ni2yQpHauWI/TxCf40HBcWI/AAAAAAAAAKs/VOwHOAFOlr0/s1600/Legi+Kotagede+043.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Sebagai pedagang batu mulia dan akik, Margono aliasKi Cobong Alit berjualan berpindah-pindah menyesuaikan hari pasaran pasartradisional. Jadwalnya Pon di Pasar Godean, Wage di Pasar Wates, Kliwon dipasar Muntilan, Legi di pasar Kotagede. Hari Paing Margono libur tidakberjualan. Jika kantor atau pegawai libur pada umumnya di hari Sabtu dan atauMinggu, sedangkan Ki Cobong Alit libur di hari Paing. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Ketika ditanya berapa omset per harinya, Ki CobongAlit tidak menjelaskan secara rinci. Namun setelah didesak dia menjawab minimal&amp;nbsp;setiap hari rata-rata bisa membawa pulangkeuntungan &amp;nbsp;sebesar Rp. 100.000. Lumayanjuga ya? Lapaknya memang sering terlihat ramai, hal ini tidak terlepas dari sikapnyayang mau menjawab setiap pertanyaan apa pun seputar batu mulia dan akik dariorang yang datang walaupun tidak membeli sekali pun. Setiap pertanyaan dijawabdengan lugas tanpa kesan sombong. Tapi dari sikap itulah justru rejeki akandatang. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt;Ki Cobong Alit memiliki 6 orang anak, 4 laki-laki 2perempuan, namun tidak ada satu pun anaknya yang meneruskan profesi ayahnya.Ada seorang anaknya yang menjadi penari balet Ramayana di Candi Prambanan. Halini nampaknya cukup membanggakan dirinya, karena ternyata dia dulu juga seorangpemain wayang orang. Saya tanya “Wah dulu berarti jadi ksatria dong mbah?” Soalnyakhan wajahnya juga lumayan gitu, paling tidak ketika muda dulu. “Ndak sayadikasih peran buto atau cakil sama sutradaranya… tapi malah cepet selesaikarena khan biasanya peran ini kalah perang tanding sehingga cepat pulang, danbesok paginya bisa jualan”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif; line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-ihv3Sa72Nhc/TxCf7GGMvMI/AAAAAAAAAK4/A3WWl_5_tMg/s1600/Legi+Kotagede+012.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://3.bp.blogspot.com/-ihv3Sa72Nhc/TxCf7GGMvMI/AAAAAAAAAK4/A3WWl_5_tMg/s400/Legi+Kotagede+012.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-XfsrvN3qlsY/TxCf6HzbqhI/AAAAAAAAAK0/De8hwYjLHHE/s1600/Legi+Kotagede+044.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://3.bp.blogspot.com/-XfsrvN3qlsY/TxCf6HzbqhI/AAAAAAAAAK0/De8hwYjLHHE/s400/Legi+Kotagede+044.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif; line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif; line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif; line-height: 115%;"&gt;Salah satu mata dagangan yang menjadi ikonnyaadalah Mani Gajah. Nanti mengenai hal ini akan dikupas tersendiri. Di sampingitu memiliki pirus persia gambar&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Trebuchet MS', sans-serif; line-height: 115%;"&gt;ayam tarung yang akan dilepas jika dimaharkan sebesarRp. 25 juta. Namun demikian tidak semua barang dagangan Ki Cobong Alit dipatokharga yang tinggi. Jangan khawatir jika Anda datang ke Pasar Kotagede pada hariLegi dan membawa uang pas-pasan tetap bisa membawa pulang batu akik dari Margonoalias Ki Cobong Alit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5493727058834188561-2324602342723272606?l=fauziep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauziep.blogspot.com/feeds/2324602342723272606/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5493727058834188561&amp;postID=2324602342723272606&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5493727058834188561/posts/default/2324602342723272606'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5493727058834188561/posts/default/2324602342723272606'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauziep.blogspot.com/2012/01/ki-cobong-alit.html' title='Ki Combong Alit'/><author><name>Fauzi Eko Pranyono</name><uri>https://profiles.google.com/102783796929691219549</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh6.googleusercontent.com/--57AB4ZX7dI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJ0/QTiA6jS34Fo/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-SuzC0vRTs28/TxCfJ0SIyrI/AAAAAAAAAKc/kI80jy6bXHc/s72-c/Mobil+di+pasar+kotagede.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5493727058834188561.post-4151761196813951723</id><published>2011-12-30T12:40:00.001+07:00</published><updated>2012-01-17T15:26:56.812+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>KERUWETAN</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Fauzi Eko Pranyono&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;&lt;b style="background-color: white;"&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt;KERUWETAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Malam ini, malampenghabisan tahun &lt;span style="color: red;"&gt;1982&lt;/span&gt; yang menyesakkan ini. Hampir semua orang keluar rumahmemadati jalan, toko, warung, lorong-lorong. Mereka berteriak-teriak-teriaknyaorang kesurupan sambil meniup-niup terompet. Kota Yogyakarta hingar bingar.Tapi bagi Malin tak ada yang istimewa malam ini. Tak lebih dari malam-malamsebelumnya yang ia lalui dengan letih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Ada satu keluarga,ayah ibu beserta anak-anaknya lengkap dengan pembantunya berada dalam satumobil. Menyeruak jalan kota yang sempit, yang tidak teratur, yang penuh dengangalian, dan sudah tentu ruwet. Itu pun, mereka masih menjalankan mobilya denganzig zag, seakan si ayah – yang mengemudikan mobil- menganggap anak bini sertapembantunya adalah boneka mainan yang diajaknya bercanda. Lalu ada sepasangremaja berkendara Honda GL menyalip mobil itu, berzig-zag di depannya sambiltertawa mengejek. Kemudian ditirukan oleh pasangan-pasangan lainya, sehinggamobil itu tertutup jalannya.Tiba di tempat sepi mereka, pasangan-pasangan itu,menghentikan mobil itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;“Pak, minta kadoTahun Baru!”, dihampirinya mobil itu. Dirampasnya barang-barang di dalamnya,semuanya. Mereka berpesta pora.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Malin melihatnya.Tak ada yang istimewa .&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Sementara itu,jalan-jalan protokol kian meramai. Kian hingar, kian bingar. Warung-warung kakilima penuh mulut memamahbiak, menyeruput dan asap berkepul. Kaki beribu-ribumanusia memecahkan lorong-lorong kota, memadati pusat keramaian. Di lantaipaling atas hotel megah ada permainan akrobat di ranjang, semalam suntuk.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Akhirnya, setelahbosan menyandang gelar sebagai Kota Pelajar, Yogyakarta menjadi Kota KurangAjar. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Oleh para mahasiswaYogyakarta telah dijadikan sebagai kota pertemuan jodoh. Di tempat kostnya,yang jauh dari orang tua mereka, mereka mempermainkan keperawanannya,kelelakiannya seperti anak kecil bermain dengan air. Bis kota yang selalu penuhsesak telah jadi hunian pencopet. Punya Honda Super Cub berarti harus siapdiclurit.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Ah, itu tidakistimewa, pikir Malin. Setiap warga kota harus mempunyai pengalaman dari yangdisebut di atas. Paling tidak sebutir pengalaman: melecehkan orang lain,dilecehkan orang, memperkosa-diperkosa, menclurit, diclurit, satu selimutdengan teman kuliahnya –laki perempuan tentunya, dimaki ibu kos karena anakgadisnya dimasukkan ke kamarnya, dan sebagainya dan sebagainya. Itu akanmelengkapi syarat sebagai warga kota, yang kurang ajar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Di ujung Malioboro,di tengah simpang empat air mancur berdiri seorang penyair membacakan puisi,puisi rintihan, puisi pemberontakan, dan puisi kontemplatif. Seirama dengan apayang didengarnya, para penonton –yang melingkari penyairnya- berteriak-teriak,memberi aplus, menangis-nangis, mengkais-kais bumi, dan memanggil-manggilTuhannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Malin melhatnyasebagai hal yang wajar saja. Karena hal itu memang harus dilakukan olehorang-orang yang mash berakal sehat dalam menerima keruwetan ini. Nampakolehnya penyair itu makin bertindak wajar. Pakaiannya dilepas satu persatuhingga tinggal celana dalamnya saja. Penyair, yang berambut gondronng, bermatacekung,berpipi kempot itu kembali dengan suara pemberontakannya…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: x-small;"&gt;kubangun kata-kata yang lepas dari peluh&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; para pemimpin rohaniwan yangrumah sembahyangnya sepi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; dijauhi para jemaat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: x-small;"&gt;kubangunkata-kata yang lepas dari peluh&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; tanah airku yang gigihberperang melawan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; jurang kemiskinan dan krisispendidikan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: x-small;"&gt;kubangunkata-kata yang lepas dari peluh&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; para korban kerakusantangga-tangga raksasa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; yang ingin mencengkram boladunia &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: x-small;"&gt;…………………………………………………………………………………..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: x-small;"&gt;(cukilan puisi karya Hindu Kali Dana dari puisinyaberjudul: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Kubangun Sejumlah Kata DalamSajak-sajakku Untuk-Mu, Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Pendengarterpaku dengan kata-kata yang diucapkan oleh penyair itu. Tiba-tiba merekasadar bahwa keruwetan masa depan menghadangnya. Sadar. Tiba-tiba pula merekaberteriak-teriak, keras sekali. Sambil membungkuk-bungkukkan badan, tanganmereka dijulur-julurkan ke depan. Menggapai-gapai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Suaranyamakin keras. Menggema di kamar Istana Negara dan hampir meruntuhkan BentengVrederburg. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Sebelumbekas benteng Belanda yang sudah lama hendak dipugar itu (tapi pemugaran belumselesai juga yang disebabkan keruwetan dana) runtuh, sepasukan Polisi Anti HuruHara datang meraung-raung. Mendengar raungan sirene, para penonton menghentikanteriakkannya, tetapi mereka tidak beranjak dari tempatnya. Juga si penyair.Malahan celana dalamnya dicopot sekalian. Lalu mematung dengan posisi tanganmenantang, dan ditirukan oleh pendengarnya tanpa lupa mereka mencopotkemejanya, celananya, roknya, kutangnya, dan celana dalamnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Protesterhadap keruwetan ini memang edan-edanan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Akhirnyamereka satu persatu dinaikkan ke truk Polisi bagaika menaikkan kambing-kambinguntuk diangkut ke rumah pemotongan hewan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Darikejauhan Malin memandang dengan geram. Tapi ia tak bisa berbuat suatu apa untukmembelanya. Dia tidak mau menambahi dirinya dengan keruwetan yang lain. Dengandiam tapi mendongkol ia menguak kerumunan massa yang semakin menyemut,meninggalkan tempat itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;JalanMalioboro praktis macet total. Mobil, sepeda motor, becak, andong, dan sepedaberderet-deret menanti redanya keruwetan lalu lintas sambil memencet-mencettombol klakson, memukul-mukul barang-barang yang bisa berbunyi bila dipukul.Ada pula yang memukul sopir mobil di belakangnya, karena sopir itu telah menabrakekor Mercy Tiger-nya hingga penyok. Ada pula seorang pengemudi memaki-makitukang becak karena becaknya telah menyerempet mobilnya yang mulus hinggacatnya terbarut. Ada pula copet yang menggunakan kesempatan baik ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Malinberjalan terus. Tiba di jalan Solo tak banyak bedanya dengan Malioboro.Keruwetan telah mengendon di mana-mana. Keruwetan tidak memilih tempat untukbersarang, ia masuki dahi para pejabat, ia gerogoti moral mahasiswa danpelajar, ia injak para tukang becak, ia bikin pusing para polisi, ia galijalan-jalan di kota ini, ia latih para penjambret dan penclurit, ia ajakbintang-bintang seksi untuk main begituan, ia hasut para politisi, ia goda paraulama dan rohaniwan, ia dan ia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Sepertihari-hari dan malam-malam sebelumya jalan Solo (sekarang jalan Urip Sumoharjo)penuh dengan pasangan muda mudi, berkeliaran memasuki satu toko ke toko yanglain sambil bergandengan, berpelukan. Lalu ada beberapa pasang naik ke jembatanpenyeberangan yang selalu sepi itu, setelah bosan berkeliaran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Dariatas jembatan meeka lihat dunia di bawah, yaitu dunia yang ruwet. Dipandangikeruwetan di jalan, keruwetan manusia, dan keruwetan masa depannya. Akhirnyamereka saling berciuman, berpagutan, karena terlalu pusing memandangkeruwetannya masing-masing. Mereka satukan keruwetan mereka lewat mulut merekayang lidahnya saling berpagutan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Malinmemandang mereka dengan simpatik. Telah mereka hancurkan keruwetan dengan carayang absurd.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;“Mas,boleh aku ikut serta?”, Malin mendekati salah satu pasangan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;“Apa?”,yang lelaki menyahut. Pasangan itu berhenti dari kegiatannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;“Bolehaku ikut serta?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Sebentarpasangan itu berpandang-pandangan. Lalu tertawa bersama. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Malintak beri reaksi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;“Ya,menghancurkan keruwetan kita. Aku telah benar-benar pusing karena keruwetan. Manusiaterlampau banyak bikin konsep, tapi jarang konsep yang berhasil dijalankandengan baik. Konsep tinggal konsep. Agaknya manusia hidup hanya mengejarkonsep. Lalu antara konsep satu dengan lainnya saling beradu argumentasi,saling berperang. Melecehkan realita. Hanya bikin ruwet hidup. Barang-barangmewah diiklankan dengan membabi buta, seakan dianggapnya semua orang diIndonesia ini hidup dengan uang berlimpah. Cari kerja sulit, membikinjambret,copet, begal, todong, clurit makin nekad. Ah, hidup ini kan perjuangan.Perjuangan menghadapi keruwetan. Tapi keruwetan itu telah semakin meruwet.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Malinmemandang ke jalan. Ke keruwetan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;“Tidakkahmanusia mempunyai perasaannya kini?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Iaberpaling kagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;“Hakkutelah mereka lecehkan dengan semena-mena. Bayangkan!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;“Sebentar,kubayangkan dulu.” Si perempua dengan genit memotong kalimat Malin, serayamatanya mengejap-ngejap.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;“Akutelah diusir dari lingkunganku.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;“Tentuada sebab, mengapa kau diusir. Dan sebab itu pasti merugikan mereka.” kata silelaki.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;“Tanpasebab yang kuketahui mereka melecehkan aku.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;“Kauhanya belum mampu menyelami perasaan mereka.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;“Bagaimanaaku bisa memahami perasaan mereka jika mereka sendiri tidak memahami perasaanmereka jika mereka sendiri tidak memahami perasaanku yang ruwet ini!” Malindongkol.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;“Nah,kau harus memulai. Nanti mereka akan mengikuti jejakmu. Tak mungkin jiwa tanpaperasaan.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;“Jadi,aku harus memulai terlebih dahulu? Baiklah, sekarang beri aku contoh bagaimanacaranya agar bisa memahami perasaan orang lain. Kulihat kau sendiri acuhterhadap lingkungan, orang lain, dan bahkan terhadap dirimu sendiri. Sudahbegitu kamu masih sempat menasehati orang lain. Nasehat semu!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Pasanganitu terkejut. Harga dirinya merasa direndahkan. Tapi pada masa sekarangperendahan harga diri adalah sudah lumrah, boleh dikata merupakan suatukewajiban. Maka pasangan itu tidak terlalu lama terkejut, malahan merekamelanjutkan kegiatannya tadi, yaitu melumatkan keruwetan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Sementarapasangan lainnya makin sibuk. Pelumatan keruwetan makin menghebat. Ada diantaranya yang mulai melumatkan keruwetan yang lebih besar, setalah puasmelumat-hancurkan keruwetan kecil, dilumatnya tetek pacarnya denganjari-jarinya yang berjalan-jalan, mendaki, dan menari-nari di pucuk gunungnya.Lantas keruwetan itu keluar dengan mengerang-ngerang, menggelepar-gelepar bagaikijang terkena panah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Maliniri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Didekatipasangan itu, setelah ia meninggalkan pasangan yang terdahulu –karena rupanyatidak akan memperoleh kesempatan untuk melumatkan keruwetan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;“Mas,mas… gantian.” Ditepuknya pundak si lelaki.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Lelakiitu menoleh. Dipandanginya Malin. Ia lalu surut ke belakang seakan memberikesempatan Malin. Mata Malin bersinar. Memancarkan gairah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Buru-buruditubruknya gadis itu, setelah kelelakiannya mulai mengeras. Tapi luput. Malinmenubruk sisi pagar jembatan penyebrangan. Begitu kerasnya sehingga Malinterhuyung-huyung.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Dilihatnyagadis itu berada di sudut lain. Malin mengambil ancang-ancang. Lalu melabrakgadis itu dengan kalamenjingnya yang naik turun. Dan kini tepat. Tapi, kakigadis itu menjegal kaki Malin setelah tangannya meremas kemaluannya dengansangat keras. Malin meronta. Tubuh Malin terpelanting melampaui pagar jembatan.Meluncur ke bawah. Meluncur ke jalan. Jalan yang penuh lalu lintas, yang ruwet.Meluncur ke keruwetan hidup.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Bug!Tubuh Malin mendarat di aspalan. Tepat ketika itu lewat sebuah Toyota Hi AcePick Up bermuatan pelacur-pelacur yang berhasil dirazia malam ini, dan tepatsekali roda-rodanya meluncur mengenai kepala Malin. Pyar!! Meletusnya keruwetanpecah berkeping-keping. Tepat saat itu pula klakson dibunyikan dengan kerasnyaberkali-kali, lonceng gereja berdentang dua belas kali. Pecahlah tahun lamayang porak poranda dan datang tahun baru yang menghadang dengan garang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Sementaradetik-detik tahun baru terlewati, tubuh Malin menggelepar-gelepar bagai ayambarusan disembelih. Setelah cukup satu menit menggelepar, lalu tenang, dandengan tenang pula tubuh itu bangkit. Tubuhnya mencari-cari kepingan kepalanya.Setelah lengkap terkumpul hingga utuh berujud kepala, lalu dipasangkan padatubuhnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Setelahtubuh dan kepalanya bersatu lagi, dilangkahkan kakinya meninggalkan tempat itu.Semenjak tadi tak ada orang yang peduli, juga pasangan-pasangan di atasjembatan penyebrangan itu. Acuh. Berteriak-teriak sendirian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Malinmelangkah menuju tanah pekuburan yang dipilihnya sendiri. Malin memasukipekuburan tanpa diiringi pelayat, tanpa bunga-bunga kematian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;Akhirnyasetelah dia menggali liang lahatnya sendiri, Malin mengubur dirinya sendiri.Mengubur keruwetannya. Tanpa doa, dan tanpa isak tangis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Yogyakarta,&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 31 Desember 1982&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; text-indent: 42.55pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;1Januari 1983&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5493727058834188561-4151761196813951723?l=fauziep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauziep.blogspot.com/feeds/4151761196813951723/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5493727058834188561&amp;postID=4151761196813951723&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5493727058834188561/posts/default/4151761196813951723'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5493727058834188561/posts/default/4151761196813951723'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauziep.blogspot.com/2011/12/keruwetan.html' title='KERUWETAN'/><author><name>Fauzi Eko Pranyono</name><uri>https://profiles.google.com/102783796929691219549</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh6.googleusercontent.com/--57AB4ZX7dI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJ0/QTiA6jS34Fo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5493727058834188561.post-887880471526887349</id><published>2011-12-29T20:56:00.005+07:00</published><updated>2011-12-29T21:08:00.320+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>CINTA ADALAH</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;Fauzi Eko Pranyono&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="color: purple; font-family: inherit;"&gt;&lt;b&gt;CINTA ADALAH&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;cinta adalah getaran kereta bawah tanah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;bergulir ke sela-sela ladang jagung&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;memersik,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;lalu termakan hama jagung.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;Januari 1982&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5493727058834188561-887880471526887349?l=fauziep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauziep.blogspot.com/feeds/887880471526887349/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5493727058834188561&amp;postID=887880471526887349&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5493727058834188561/posts/default/887880471526887349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5493727058834188561/posts/default/887880471526887349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauziep.blogspot.com/2011/12/cinta-adalah.html' title='CINTA ADALAH'/><author><name>Fauzi Eko Pranyono</name><uri>https://profiles.google.com/102783796929691219549</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh6.googleusercontent.com/--57AB4ZX7dI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJ0/QTiA6jS34Fo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5493727058834188561.post-5837146339513680110</id><published>2011-12-29T20:54:00.003+07:00</published><updated>2011-12-29T21:08:36.305+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>TENGAH MALAM PADA MALAM MINGGU... (II)</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;Fauzi Eko Pranyono&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="color: purple; font-family: inherit;"&gt;&lt;b&gt;TENGAH MALAM PADA MALAM MINGGU AKU SEDANG MENIKMATI &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="color: purple; font-family: inherit;"&gt;&lt;b&gt;WEDANG JAHE DI WARUNG KAGET PAK SOMAD DI SEBELAH TIMUR&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="color: purple; font-family: inherit;"&gt;&lt;b&gt;PRESIDENT THEATER YOGYAKARTA (II)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;lalu lalang manusia penuh kerinduan sunyi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;ku hadapkan dalam opor di kesunyian malam&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;jalan solo,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;lalu aku tertidur di pagi harinya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;kasihku,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;kita hidup di dunia untuk bertanding&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;bertanding dengan kehidupan yang liat!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;(padahal aku tertidur di pagi harinya)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;Yogyakarta, 3 Juli 1982&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5493727058834188561-5837146339513680110?l=fauziep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauziep.blogspot.com/feeds/5837146339513680110/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5493727058834188561&amp;postID=5837146339513680110&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5493727058834188561/posts/default/5837146339513680110'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5493727058834188561/posts/default/5837146339513680110'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauziep.blogspot.com/2011/12/tengah-malam-pada-malam-minggu-aku_29.html' title='TENGAH MALAM PADA MALAM MINGGU... (II)'/><author><name>Fauzi Eko Pranyono</name><uri>https://profiles.google.com/102783796929691219549</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh6.googleusercontent.com/--57AB4ZX7dI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJ0/QTiA6jS34Fo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5493727058834188561.post-172657552420970460</id><published>2011-12-29T20:53:00.002+07:00</published><updated>2011-12-29T21:08:54.259+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>TENGAH MALAM PADA MALAM MINGGU... (I)</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Fauzi Eko Pranyono&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt;TENGAH MALAM PADA MALAM MINGGU AKU SEDANG MENIKMATI &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt;WEDANG JAHE DI WARUNG KAGET PAK SOMAD DI SEBELAH TIMUR&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt;PRESIDENT THEATER YOGYAKARTA (I)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;kuteguk manisnya alkohol dalam bilangan malam&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;di depan sebuah toko&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;kudekap penuh kehangatan,&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;kubayangkan kepeluk tubuhmu (yang telah matang)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;lalu kerebahkan pada kehidupanku.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Yogyakarta, 3 Juli 1982&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Untukmu gadis berkepang&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5493727058834188561-172657552420970460?l=fauziep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauziep.blogspot.com/feeds/172657552420970460/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5493727058834188561&amp;postID=172657552420970460&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5493727058834188561/posts/default/172657552420970460'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5493727058834188561/posts/default/172657552420970460'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauziep.blogspot.com/2011/12/tengah-malam-pada-malam-minggu-aku.html' title='TENGAH MALAM PADA MALAM MINGGU... (I)'/><author><name>Fauzi Eko Pranyono</name><uri>https://profiles.google.com/102783796929691219549</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh6.googleusercontent.com/--57AB4ZX7dI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJ0/QTiA6jS34Fo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5493727058834188561.post-6805031721200051377</id><published>2011-12-29T20:51:00.001+07:00</published><updated>2011-12-29T21:09:09.964+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>PAGI HARI DI RUANG TUNGGU STASIUN TUGU</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Fauzi Eko Pranyono&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt;PAGI HARI DI RUANG TUNGGU STASIUN TUGU&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;mengharap datang,&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;penantian kekakuan alam,&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;pada ujung barat yang bawa angin malam&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;bagi kabar&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;bahwa dia akan datang pagi ini&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;kekakuan…&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;selamat pagi,&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;sapanya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Stasiun Tugu Peron Utara, subuh November 1981&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5493727058834188561-6805031721200051377?l=fauziep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauziep.blogspot.com/feeds/6805031721200051377/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5493727058834188561&amp;postID=6805031721200051377&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5493727058834188561/posts/default/6805031721200051377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5493727058834188561/posts/default/6805031721200051377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauziep.blogspot.com/2011/12/pagi-hari-di-ruang-tunggu-stasiun-tugu.html' title='PAGI HARI DI RUANG TUNGGU STASIUN TUGU'/><author><name>Fauzi Eko Pranyono</name><uri>https://profiles.google.com/102783796929691219549</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh6.googleusercontent.com/--57AB4ZX7dI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJ0/QTiA6jS34Fo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5493727058834188561.post-7198116467688322578</id><published>2011-12-29T20:49:00.004+07:00</published><updated>2011-12-29T21:09:31.198+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>DESAH</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;Fauzi Eko Pranyono&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="color: purple; font-family: inherit;"&gt;&lt;b&gt;DESAH&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;(saatnya sekarang kita kembali lagi)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; dunia,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; telah kulihatgadis bertelanjang dada&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; nampakkangairahnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;oh, wanita tua penunggu simpang jalan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;tanganmu terlalu kaku memainkan hakpen&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;memintal kerudung dada&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;sayang, matahari telah lewat ke barat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;(saatnya sekarang kita pulang, membawa mata kedamaian baru?)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; burung-burung soretelah berderet menanti malam,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; angin soremenelusup ke dadaku&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;terlambat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;syyaaaaaaaahhhh!!!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;Magelang, Mei 1980&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5493727058834188561-7198116467688322578?l=fauziep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauziep.blogspot.com/feeds/7198116467688322578/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5493727058834188561&amp;postID=7198116467688322578&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5493727058834188561/posts/default/7198116467688322578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5493727058834188561/posts/default/7198116467688322578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauziep.blogspot.com/2011/12/desah.html' title='DESAH'/><author><name>Fauzi Eko Pranyono</name><uri>https://profiles.google.com/102783796929691219549</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh6.googleusercontent.com/--57AB4ZX7dI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJ0/QTiA6jS34Fo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5493727058834188561.post-7583439997602809762</id><published>2011-12-29T20:48:00.004+07:00</published><updated>2011-12-29T21:10:09.979+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>INTUISI DEBUR OMBAK</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;Fauzi Eko Pranyono&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: purple; font-family: inherit;"&gt;INTUISI DEBUR OMBAK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;kuhembuskan harumnya kretek&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;menantang gulungan ombak&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;ah,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;celaka ombaknya menyerbu &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;membuat ilusi cinta&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;tebing curam gerak semu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;membuat cinta natural&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;kuhabiskan selonjor kretek&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;kubuang dalam terpaan ombak&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;menggelegar&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;kubisikkan alunan ombaknya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;lewat sisi-sisi rumahmu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;kunanti kamu dalam gulungan ombak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;Parangtritis, 16 November 1981&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5493727058834188561-7583439997602809762?l=fauziep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauziep.blogspot.com/feeds/7583439997602809762/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5493727058834188561&amp;postID=7583439997602809762&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5493727058834188561/posts/default/7583439997602809762'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5493727058834188561/posts/default/7583439997602809762'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauziep.blogspot.com/2011/12/intuisi-debur-ombak.html' title='INTUISI DEBUR OMBAK'/><author><name>Fauzi Eko Pranyono</name><uri>https://profiles.google.com/102783796929691219549</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh6.googleusercontent.com/--57AB4ZX7dI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJ0/QTiA6jS34Fo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5493727058834188561.post-8707422672088193893</id><published>2011-12-29T20:36:00.003+07:00</published><updated>2011-12-29T21:10:22.253+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>WAWASAN KITA</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;Fauzi Eko Pranyono&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="color: purple; font-family: inherit;"&gt;&lt;b&gt;WAWASAN KITA&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;Aku telah berjalan ke barat,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;di sana berpaut dengan warna,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;telah kita lakukan setiap gebrakan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;Tapi tak satu pun sanggup meruntuhkan pintu,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;pintu yang membuka alam ketaksadaran antara aku dan kamu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;pintu itu membantu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;Kamu akan berjalan ke timur,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;di sini aku berpaut dengan rindu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;Yogyakarta, 26 Oktober 1982&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5493727058834188561-8707422672088193893?l=fauziep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauziep.blogspot.com/feeds/8707422672088193893/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5493727058834188561&amp;postID=8707422672088193893&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5493727058834188561/posts/default/8707422672088193893'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5493727058834188561/posts/default/8707422672088193893'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauziep.blogspot.com/2011/12/fauzi-eko-pranyono-wawasan-kita-aku.html' title='WAWASAN KITA'/><author><name>Fauzi Eko Pranyono</name><uri>https://profiles.google.com/102783796929691219549</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh6.googleusercontent.com/--57AB4ZX7dI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJ0/QTiA6jS34Fo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5493727058834188561.post-3444758877372626998</id><published>2011-12-29T19:19:00.002+07:00</published><updated>2011-12-29T21:10:37.282+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>REBAH</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;Fauzi Eko Pranyono&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: purple; font-family: inherit;"&gt;&lt;b&gt;REBAH&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;malam ini aku tak punya bekal kata&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;untuk kurangkai dalam kalimat,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;kecuali tiga kata:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;aku cinta kamu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;malam ini perjalanan panjang itu telah berakhir,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;paling tidak pada etape pertama. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;telah kutemukan kamu di reruntuhan diriku,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;paling tidak senyummu,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;serta dirimu yang pasrah di hadapanku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;Yogyakarta, 1983&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5493727058834188561-3444758877372626998?l=fauziep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauziep.blogspot.com/feeds/3444758877372626998/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5493727058834188561&amp;postID=3444758877372626998&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5493727058834188561/posts/default/3444758877372626998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5493727058834188561/posts/default/3444758877372626998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauziep.blogspot.com/2011/12/fauzi-eko-pranyono-rebah-malam-ini-aku.html' title='REBAH'/><author><name>Fauzi Eko Pranyono</name><uri>https://profiles.google.com/102783796929691219549</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh6.googleusercontent.com/--57AB4ZX7dI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJ0/QTiA6jS34Fo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5493727058834188561.post-6312504292358861724</id><published>2011-12-29T13:00:00.003+07:00</published><updated>2011-12-29T21:10:49.755+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>GAPAIAN</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;Fauzi Eko Pranyono &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="color: purple; font-family: inherit;"&gt;&lt;b&gt;GAPAIAN&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;radanglah,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;getarlah, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;atau matikah?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; kinikita telah bersimbah luka&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; lukakita, kita injak bersama,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;bernyanyilah,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;bergembiralah,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;atau menangislah?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; besokkita akan tahu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; bahwatujuan kita sama&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: inherit; font-size: 11pt; line-height: 115%;"&gt;Yogyakarta, 17 Februari 1983&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5493727058834188561-6312504292358861724?l=fauziep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauziep.blogspot.com/feeds/6312504292358861724/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5493727058834188561&amp;postID=6312504292358861724&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5493727058834188561/posts/default/6312504292358861724'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5493727058834188561/posts/default/6312504292358861724'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauziep.blogspot.com/2011/12/gapaian-radanglah-getarlah-atau-matikah.html' title='GAPAIAN'/><author><name>Fauzi Eko Pranyono</name><uri>https://profiles.google.com/102783796929691219549</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh6.googleusercontent.com/--57AB4ZX7dI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJ0/QTiA6jS34Fo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
