Kamis, 29 Desember 2011

DESAH


Fauzi Eko Pranyono

DESAH

(saatnya sekarang kita kembali lagi)
                dunia,
                telah kulihat gadis bertelanjang dada
                nampakkan gairahnya.
oh, wanita tua penunggu simpang jalan
tanganmu terlalu kaku memainkan hakpen
memintal kerudung dada
sayang, matahari telah lewat ke barat
(saatnya sekarang kita pulang, membawa mata kedamaian baru?)
                burung-burung sore telah berderet menanti malam,
                angin sore menelusup ke dadaku
terlambat.
syyaaaaaaaahhhh!!!

Magelang, Mei 1980

0 komentar: