Selasa, 17 Januari 2012

Dilema Keberadaan Ritel Modern dan Warung Tradisional


Sumber foto: Pertarungan Alfamart Indomart

Jika kita melakukan perjalanan darat, terutama di Pulau Jawa, ketika membutuhkan makanan kecil, minuman mineral dan kebutuhan lainnya sekarang sebagian besar lebih suka singgah ke toko ritel modern dibandingkan warung atau toko tradisional. Orang memilih membeli ke ritel modern karena alasan antara lain kenyamanan, mendapatkan barang yang lebih baru, dan adanya kepastian harga. Kondisi ini menjadi dilematis di tengah upaya mempertahankan usaha kecil menengah.

Sabtu, 14 Januari 2012

Ki Combong Alit


Jika Anda pergi ke Pasar Kotagede Yogyakarta, datanglah pada setiap hari pasaran Legi ke sisi timur pasar. Di situ pasar Kotagede, karena hari pasaran, kita banyak menemukan pedagang yang hanya datang pada setiap hari pasaran. Banyak yang dijual pada setiap hari pasaran, mulai dari pakaian, peralatan rumah tangga, elektronik, hape, alat bengkel rumah tangga, lampu, ayam, burung, batu mulia dan sebagainya. Pada jaman sekarang pasar tradisional buka setiap hari namun tidak seramai pada hari pasaran.



Pada jaman dulu pasar tradisional hanya buka pada hari-hari tertentu saja, yaitu hari menurut penanggalan Jawa.  

Jumat, 30 Desember 2011

KERUWETAN


Fauzi Eko Pranyono

KERUWETAN

Malam ini, malam penghabisan tahun 1982 yang menyesakkan ini. Hampir semua orang keluar rumah memadati jalan, toko, warung, lorong-lorong. Mereka berteriak-teriak-teriaknya orang kesurupan sambil meniup-niup terompet. Kota Yogyakarta hingar bingar. Tapi bagi Malin tak ada yang istimewa malam ini. Tak lebih dari malam-malam sebelumnya yang ia lalui dengan letih.

Kamis, 29 Desember 2011

CINTA ADALAH


Fauzi Eko Pranyono

CINTA ADALAH

cinta adalah getaran kereta bawah tanah
bergulir ke sela-sela ladang jagung
memersik,
lalu termakan hama jagung.

Januari 1982

TENGAH MALAM PADA MALAM MINGGU... (II)


Fauzi Eko Pranyono

TENGAH MALAM PADA MALAM MINGGU AKU SEDANG MENIKMATI
WEDANG JAHE DI WARUNG KAGET PAK SOMAD DI SEBELAH TIMUR
PRESIDENT THEATER YOGYAKARTA (II)

lalu lalang manusia penuh kerinduan sunyi
ku hadapkan dalam opor di kesunyian malam
jalan solo,
lalu aku tertidur di pagi harinya
kasihku,
kita hidup di dunia untuk bertanding
bertanding dengan kehidupan yang liat!
(padahal aku tertidur di pagi harinya)

Yogyakarta, 3 Juli 1982

TENGAH MALAM PADA MALAM MINGGU... (I)


Fauzi Eko Pranyono

TENGAH MALAM PADA MALAM MINGGU AKU SEDANG MENIKMATI
WEDANG JAHE DI WARUNG KAGET PAK SOMAD DI SEBELAH TIMUR
PRESIDENT THEATER YOGYAKARTA (I)

kuteguk manisnya alkohol dalam bilangan malam
di depan sebuah toko
kudekap penuh kehangatan,
kubayangkan kepeluk tubuhmu (yang telah matang)
lalu kerebahkan pada kehidupanku.

Yogyakarta, 3 Juli 1982
Untukmu gadis berkepang

PAGI HARI DI RUANG TUNGGU STASIUN TUGU


Fauzi Eko Pranyono

PAGI HARI DI RUANG TUNGGU STASIUN TUGU

mengharap datang,
penantian kekakuan alam,
pada ujung barat yang bawa angin malam
bagi kabar
bahwa dia akan datang pagi ini
kekakuan…
selamat pagi,
sapanya.

Stasiun Tugu Peron Utara, subuh November 1981